anakmu yang telah kau didik, kau besarkan dan kau bimbing
selamat pagi bu, apakah dirimu masih ingat ketika kita bersama?
berkumpul bersama, bercanda tawa dengan Ayah dan Kakak
sedih, senang, duka, kita lalui bersama
Ibu...
masih ingatkah kau denganku?
anak kecilmu yang selalu bertingkah menjengkelkan, menyebalkan
tetapi apakah dirimu ingat?
dirimu tetap sabar, dirimu tetap memberikan senyuman indahmu
terus membimbingku untuk menjadi lebih baik
Ibu...
masih jelas difikiranku
masih teringat jelas wajahmu, bayangmu yang selalu menghantui hari-hariku
masih terasa kehangatan dari tubuhmu
masih terngiang alunan suaramu yang lembut, menggema ditelingaku
dan masih teringat, senyuman hangat yang selalu kau suguhkan kepadaku
dan apakah Ibu tau?
aku rindu saat-saat itu
aku rindu disaat semua itu ada
aku ingin semua yang kita lalui bersama terulang kembali
kau usap kepalaku dengan lembut
kau kecup kening ini dengan mesra
kau peluk aku, kau dekap aku dengan penuh kehangatan
kau hampar selimutku, ketika malam tlah tiba
ya, dirimu memang selalu ada untukmu
Ibu...
kepergianmu begitu cepat bagiku
semua senyumku kini berubah menjadi tangis yang tak henti
sekarang apa?
kita sekarang tlah berbeda alam
belum sempat diriku membuatmu bangga terhadapku
Bu, maafkan anakmu yang tak sempurna ini,Bu
dan sekarang, ku hanya bisa mengenangmu
mengenang ketulusan hatimu terhadapku
mengenang semua cerita yang kita lalui bersama
waktu mengingatkanku bahwa dirimu memang bukan milikku
tetapi Tuhan memang memilikimu
Bu...
terimakasih, terimakasih atas segalanya yang kau berikan kepadaku
kini kau telah memberikan sebuah pelajaran terhadapku
didunia tak ada yang kekal maupun abadi
dan dirimu, tlah membuatku belajar menjadi anak yang tegar, sabar, dan ikhlas
memang, sekarang kita sangatlah jauh
tetapi aku yakin,walaupun Ibu tlah tiada
Ibu akan selalu berada disisiku
selalu mengikutiku dan akan selalu ada didalam hatiku
untukmu yang kucinta dan kusayangi
Ibuku, semangatku